Penjelasan Teknik Pencahayaan Dalam Fotografi Lengkap

Penjelasan Teknik Pencahayaan Dalam Fotografi Lengkap – Apakah kalian tau apa saja teknik pencahayaan dalam fotografi? Jika tidak tau, silahkan baca artikel ini untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Sebelumnya apakah kalian tau pencahayaan dalam fotografi itu apa sih? Pencahayaan dalam dunia fotografi adalah salah satu aspek yang sangat penting untuk bisa menghasilkan gambar yang bagus dan terang.

Teknik pencahayaan atau lighting itu berdasarkan dengan arah datangnya sinar atau cahaya. Kemudian pencahayaan terbagi ke dalam dua golongan, yaitu pencahayaan alami dan pencahyaan buatan.

Kalau pencahayaan alami biasanya bersumber dari sinar matahari jika berada di luar ruangan. Ketika berada di dalam ruangan biasanya berasal dari jendela.

Jika pencahaya buatan bersumber dari benda atau alat. Contohnya seperti lampu studio, flash, lilin dan lain – lain.

Penjelasan Teknik Pencahayaan Dalam Fotografi Lengkap

Namun tak hanya salah satunya saja yang digunakan. Tetapi ada juga yang menggabungkan kedua pencahayaan ini pada saat memotret.

Inilah beberapa teknik pencahayaan dalam fotografi yang akan membantu anda :

1. Teknik Side Light

yang pertama, Teknik ini memanfaatkan arah cahaya yang datang tepat dari samping objek. Sehingga nanti posisi jatuhnya bayangan berada di posisi lain.

Nantinya hasil jepretan teknik ini akan memunculkan tekstur dari objek yang dijepret. Biasanya teknik ini banyak digunakan di dalam studio.

2. Teknik Front Light

Kedua, Teknik ini memanfaatkan arah cahaya yang datang tepat dari belakang fotografer. Cahaya yang datang berhadapan dengan area yang menjadi targer fokus utama objek yang akan di potret.

Sehingga nantinya objek bisa mendapatkan penchayaan secara penuh. Namun sangat siayangkan nantinya objek utama akan terkesan flat atau datar. Akan tetapi kalian bisa memperoleh informasi warna dari objek yang akan di potret.

3. Teknik Oval Light

Selanjutnya, Teknik ini memanfaatkan datangnya cahaya dari sudut 45º dari posisi fotografer atau ¾ dari posisi objek yang akan di jepret. Teknik ini akan memunculkan dimensi objek tanpa harus kehilangan karakter dari warna yang dimilikinya.

Teknik ini biasa digunakan saat pemotretan dalam studio. Juga dibantu oleh reflector agar pencahayaannya lebih baik lagi.

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Fotografi Untuk Pemula

4. Teknik Back Light

Berikutnya, Teknik ini memanfaatkan arah cahaya yang datang dari belakang objek yang akan di jepret. Jadi nantinya fotografer akan berhadapan langsung dengan arahnya sinar atau cahaya. Istilahnya objek membelakangi sumber cahaya.

Biasanya teknik ini digunakan untuk memotret siluet. Karna tujuan dari back light ini sendiri untuk memunculkan bentuk dari objek secara utuh atau keseluruhan.

5. Teknik Rim Light

Nah, Teknik ini memanfaatkan arah cahaya yang datang dari belakang objek dengan sudut 1/4 objek. Sehingga nantinya bagian depan objek akan terlihat nampak gelap.

Nantinya tampilan dari hasil jepretan teknik ini menampilkan bentuk garis atau kontur yang jelas. Serta kilauan di bagian tepi belakang objek yang akan di jepret.

6. Teknik Existing Light

Perlu dikethui Teknik ini cukup unik karena tidak berasal dari samping, depan, ataupun belakang. Teknik ini memanfaatkan cahaya yang berasal dari benda yang ada di sekitar objek yang bisa memantulkan cahaya.

Contohnya bisa dari meja dengan permukaan yang terang, pantulan cahaya dari lantai, pantulan cahaya dari air dan lain sebagainya. Sumber cahaya asalnya dari bermacam sudut, sehingga kalian bisa berkreasi sesuai dengan hasil jepretan kalian.

7. Teknik Top Light

Kemuidan, Teknik ini memanfaatkan arah cahaya yang darang dari bagian atas sebuah objek yang akan dipotret. Sehingga nantinya akan memunculkan kilauan rambut atau hair light, apalagi jika sumber cahayanya ada di belakang objek.

Hasil nantinya akan membuat foto yang atas di bagian objek memiliki kilauan, yang nantinya menimbulkan kesan yang menarik. Contohnya memotret foto butterfly light.

8. Teknik Ray of Light

Nah, Teknik ini memanfaatkan karakteristik cahaya yang muncul dari awan, debu dan benda lain. Teknik ini cocok jika kondisi lingkungan atau tempat jatuhnya sinar memiliki background yang gelap.

Biasanya hal ini akan terjadi pada saat pagi hari yang berkabut atau berasap. Contohnya pagi hari di gunung, matahari terbenam saat mendung dan lain sebagainya.

Akhir Kata

Diatas adalah 8 teknik pencahayaan dalam fotografi yang bisa kalian jadikan refrensi pada saat memotret. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat membaca!

Baca Juga : Tempat Foto Prewedding Yang Bagus 

Tinggalkan komentar