Kelebihan dan Kekurangan Fujifilm X-S10 Terbaru

 

Fujifilm Indonesia dalam beberapa waktu yang lalu telah menghadirkan sebuah kamera mirrorless X-S10, dengan membawa fitur utama yakni sensor sebesar 26,1MP sama seperti Fujifilm X-T3. Kamera ini sudah mulai di pasarkan di Indonesia pada bulan November 2020.

Kamera Fujifilm X-S10 ini adalah sebuah kamera yang meneruskan lini mid-range Fuji X-T  dua digit seperti X-T30 sempat mejadi penguasa pasar di lini mid-range. Di tujukan sebagai penerus, desain X-S10 sangat mempunyai beberapa  perberbedaan dari Fuji X-T30 yang berdesain seperti kamera film. X-S10 hampir lebih mirip dengan desain SLR modern dengan adanya mode tombol dial dan pegangan/grip yang lebih menonjol yang cukup memberikan sebuah perbedaan dengan seri X yang lain dantetap dibekali dengan jendela bidik di bagian tengah kamera.

 

Apa yang baru daru Fujifilm X-S10?

Sesuatu hal yang baru pun diusung oleh Fujifilm dengan Penggunaan nama “S” yang menandakan desain  dengan gaya baru yang memberikan sebuah perbedaan dengan T. Sebab pemilihan huruf “S”  juga sesuai dengan desain dan fitur yang terbaru yang  telah di sematkan di dalam kamera ini. Yaitu Secure, stabilization dan simple. Bisa dikatakan Secure karena pegangannya yang lebih dalam dan lebih nyaman di genggam sehingga kenyamaan pada saat membawa kamera tersebut juga lebih terasa, dan juga tentunya lebih aman saat memasang lensa besar/panjang, lalu sudah dibekali juga dengan Stabilization karena punya built-in stabilization 5 axis yang tentunya sangat berguna bagi para sobar yang senang bergelut dengan dunia videografi dan lebih nyaman juga untuk memotret dengan shutter speed rendah tanpa takut gambar blur karena terkena goncangan, dan kesan Simple yang ditunjukan karena ada mode dial yang ada pilihan Automatic-nya sehingga lebih praktis tanpa harus menyeting satu-persatu pada setingan menu.

 

Fujifilm X-S10 kamera coccok untuk Vlog?

Memiliki layar yang  mirip dengan Fuji X-T200, pada bagian belakang ada layar LCD yang mempunyai layar yang  cukup besar dan bisa diputar ke segala arah dan tentunya dapat diputar ke arah bagian depan kamera ini tentunya sangat berguna untuk para sobat yang menginikan Fujilm sebagai kamera Vlog andalan sobat. Para pengguna tentu akan banyak berinteraksi dengan layar sentuh ini untuk memilih area focus point atau untuk akses fungsi-fungsi tertentu dengan swipe empat arah hal ini tentu sangat prakstis dan beguna disaat sobat dituntut untuk bergerak cepat dalam mengabadikan sebuah moment. Tapi ada sebuah hal yang disayangkan yaitu sayangnya belum bisa touch menu. Terdapat juga joystick dan beberapa tombol yang dapat berfungsi juga mengatur titik fokus. Dan ada salah satu tombol adalah AF-On yang ukurannya agak besar dibandingkan dengan tombol yang lain

Baca Juga:

Apa Kelebihan Fujifilm X-S10?

  • Pada body kamera ini dapat dibilang lebih aman digenggam karna pegangannya yang lebih dalam dan lebih aman di genggam tanpa sobat merasa takut kamera terlepas dari genggaman
  • Dibekali dengan jendela bidik yang sangat berfungsi untuk melihat lebih detail gambar yang akan di foto.
  • Lebih aman bila dipasangkan dengan lensa-lensa XF yang Panjang dan besar
  • Sudah dibelai dengan Built-in Satabiliszation 5 axis yang tentu nya berguna untuk menambah smooth dalam pengambilan gambar maupun video
  • Lebih simple dengan mode Automatic yang sangat praktis pada saat sobat ingin memotret dengan mode Auto tanpa harus menyeting satu-persatu didalam menu
  • Memiliki layer yang mampu diputar kesegala arah tentunya sangat dibutuhkan untuk para Vlogger atau konten creator
  • Layer LCD yang sudah Touch Screen ini tentunya sangat berguna untuk memilih titik focus point secara cepat dan tidak banyak memencet tombol.
  • Terdapat film simulation yang terbaru yaitu: Classic Negativ dan Eterna Bleach Bypass

 

Apa Kekurangan Fujifilm X-S10?

  • Tetapi pada saat menghadap ke belakang maka fokus dapat mengalami perpindahan yaitu jadi pindah ke latar belakang atau ke hal lain yang lebih kontras.
  • Kinerja autofokus pada kamera ini juga sangat bergantung dari lensa apa yang dipasang di body kamera ini, semkain bagus kualitas lensa yang diapakai maka semakin cepat juga auto focus yang dirasakan.
  • Jika sobat memasangkan lensa yang memiliki motor fokus teknologi lama, maka akan muncul suara motor yang agak berisik karena kinerja untuk menggerakan optic lensa pada kamera yang terlalu berat.
  • Bila kita menggunakan mode Brust makan dalam 8 hasil foto sobat akan menemukan satu atau dua foto yang kurang focus

 

Leave a Comment