Fujifilm X-T2 Di Tahun 2021 Apakah Masih Layak?

Di awal tahun 2021 ini kita kembali di ingatkan dengan sebuah kamera yang dulu pada tahun 20117 sempat menjadi Rajanya di bidang fotografi dimana saat ini banyak brand-brand kamera yang mengeluarkan  kamera nya yang terbaru dengan kualitas foto yang bagus dan body yang kokoh serta fitur-fitur yang begitu lengkap, yang dirilis bulan September  2016. Pada saat memperkenalkan X-T2 pada Juli 2016 lalu, Fujifilm mematok harga sebesar 1.600 dollar AS (sekitar Rp 21 juta) untuk versi body only di pasaran internasional. Di Indonesia,

Sebagai perbandinganya saat ini kamera generasi sebelumnya  yaitu kamera Fujifilm X-T1, yang pada saat itu bandrol atau dijual dengan harga Rp 16 juta untuk versi body only.sedangkan sang adik yaitu  X-T2 menawarkan sejumlah peningkatan dibanding X-T1 meski bentuk tubuh keduanya relatif mirip dan tombol-tombol dial nya yang relatif hampir sama.

 

Fujifilm X-T2 yang baru dirilis pada tahun 2016 ini tengunya menambahkan beberpa peningkatan dari segi tombol dial, misalnya, dengan menambahkan joystick khusus pada X-T2 untuk memilih AF point yang aktif serta dapat untuk memilih atau memindah menu pada layer kamera. Cara kerjanya juga sama dengan joystick serupa pada DSLR kelas profesional. Kali ini kamera Fujifilm X-T2 juga memiliki flip screen baru bila dibandingkan dengan sang kakak Fujifilm X-T1 yang sekarang sudah bisa ditekuk dalam orientasi portrait selain landscape.

Spesifikasi Fujifilm X-T2 Apakah Masih Mampu Bersaing?

FUJIFILM X-T2 kali ini memberikan semua yang Anda butuhkan, lalu dipadukan dengan desain yang elegan dan tentunya tetap membawa desain retro sesuai khas dari Fujifilm,bobot yang  ringan dan material yang kuat. Dengan kualitas gambar baik yang tak tertandingi dan perekaman film 4K, dan dibuat sedemikian mungkin dengan sensor dan pengolahan mesin terbaru yang saat ini adalah seri X disempurnakan. FUJIFILM X-T2 kali ini dibekali dengan fitur X-Trans ™ CMOS III 24.3MP, sensor APS-C tanpa low-pass filter membuat kinerja tertinggi dalam sejarah X-Series, serta X-Processor Pro berkecepatan tinggi untuk memberikan reproduksi warna lebih bagus dan tentunya yang luar biasa dan video dengan sensitivitas ISO yang lebih tinggi dan noise yang rendah bila disbanding pendahulunya yaitu Fujifilm X-T1.

“Jeroannya” juga turut dirombak guna menujang bersaingnya Fujifilm dengan para rivalnya dijajaran kamera entry level. X-T2 saat ini memiliki sensor X-Trans dengan generasi teranyar dengan resolusi 24 megapiksel. X-T2 juga menjadi sebuah kamera mirrorless pertama dari Fujifilm yang memiliki kemampuan merekam video 4K yang tentunya semakin memebri kenyamanan untuk para professional videografer. Walau saat ini Fujifilm sudah termasuk kamera yang sudah tidak bisa dibilang kamera terbaru namun secara spesifikasi masih mampu menemani para videographer dan fotografer.

Yang masih digemari oleh para pengguna tentunya “Brustmode” yang ditujukan untuk fotografer yang lebih serius speti sport fotografer, journalist, dan juga wolid life fotografer. Jadi Brustshoot nya yang bagus sekali dengan elektronik shutter kamera ini mampu mencapai 14 frame per-second. Dan ke  kokohan dari body kamera ini yang  tentunya sudah weater shield ini yang terbuat dari magnesium alloy yang mempunyasi sifat kuat tapi ringan

Dan hal yang tentunya sangat menjadi favorit dari kamera-kamera Fujifilm yaitu file JPEG yang mempunyai warna yang sudah matang dan tidak operlu di edit sudah bagus tentunya siap di upload di social media.

Namun ada hal yang mebuat para pengguna kurang menyukainya, apakah itu?

Yaitu adalah ketahanan battery yang tidak terlalu lama dan para pengguna harus membeli vertical  battery grip untuk menunjang pemakaian kamera agar tidak mati di tengah-tengah pemakaian saat perekaman video, namun bila pengguna hanya berfokus menggunakan kamera ini untuk foto saja tentu tidak terlalu menjadi masalah, karena ketahanan battery sudah cukup untuk mengcover kegiatan kita selama kurang  lebih 3 sampai 4 jam selama pemakasi normal.

Kesimpulanya adalah:

Kamera ini masih sangat mampu untuk kita gunakan di tahun 2021 ini, apalagi kualitas gamar saat digunakan untuk memfoto masih sangat bagus dan autofocus yang masih terbilang cepat tidak ketinggalan dengan kamera-kamera terbaru saat ini. Setelah melihat kunggulan dan kekurangan kamera ini menurut saya pribadi masih sangat worth it kamera ini digunakan di tahun 2021 dan  secara performa belum terlalu ketinggalan bila disbanding dengan kamera-kamera terbaru saat ini.

.

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *